LANGKAH PERTAMA YANG BENAR | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 LANGKAH PERTAMA YANG BENAR

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Tahun 2026: Kejadian 5-8

Amsal 3:5–6 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”

Hari ke-2 di tahun baru sering diisi dengan rencana, target, dan impian. Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa langkah pertama yang benar bukanlah perencanaan manusia, melainkan kepercayaan penuh kepada Tuhan.

Banyak orang pandai menyusun strategi hidup, tetapi lupa menyerahkan arah hidupnya kepada Sang Pemegang masa depan.

Amsal 3:5–6 mengajarkan tiga hal penting untuk menapaki tahun yang baru:

1.   Percaya sepenuhnya kepada Tuhan.
Percaya berarti bersandar pada kekuatan-Nya, bukan pada logika atau pengalaman kita semata.
Di tahun yang baru ini, mari kita belajar percaya lebih dalam daripada khawatir lebih besar.

2.   Jangan mengandalkan pengertian sendiri.
Kadang kita merasa tahu apa yang terbaik, tapi sering kali rencana Tuhan justru berbeda, dan lebih indah.

3.   Akuilah Dia dalam segala langkah.
Artinya, libatkan Tuhan dalam setiap keputusan, baik besar maupun kecil.
Saat Tuhan diakui sebagai pusat hidup, maka jalan kita akan diluruskan oleh-Nya.

Renungan Keluarga

1.   Doa pagi bersama: Awali setiap hari dengan doa singkat, menyerahkan seluruh kegiatan keluarga kepada Tuhan.

2.   Buat papan komitmen keluarga: Tulis ayat Amsal 3:5–6 dan tempel di ruang keluarga sebagai pengingat setiap hari.

3.   Libatkan Tuhan dalam rencana keluarga: Sebelum membuat keputusan besar, berdoalah bersama terlebih dahulu.

Selamat Tahun Baru. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

 

 

 

Komentar

  1. Libatkan Tuhan dalam rencana keluarga: Sebelum membuat keputusan besar, berdoalah bersama terlebih dahulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. AMIN marilah kita hidup mengandalkan Tuhan mari serahkan semua pengharapan ke pada Nya

      Hapus
  2. Akuilah Dia dalam segala langkah.
    Artinya, libatkan Tuhan dalam setiap keputusan, baik besar maupun kecil.
    Saat Tuhan diakui sebagai pusat hidup, maka jalan kita akan diluruskan oleh-Nya.

    BalasHapus
  3. Amsal 3:5–6 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”

    BalasHapus
  4. menyerahkan arah hidupnya kepada Sang Pemegang masa depan.

    BalasHapus
  5. Syalom Tuhan Yesus Memberkati😇🙏🏻

    BalasHapus
  6. langkah pertama yang benar bukanlah perencanaan manusia, melainkan kepercayaan penuh kepada Tuhan.amin

    BalasHapus
  7. Pahami siapa sumber kehidupan kita hanya Tuhan Yesus Kristus🔥❤️❤️

    BalasHapus
  8. Banyak orang pandai menyusun strategi hidup, tetapi lupa menyerahkan arah hidupnya kepada Sang Pemegang masa depan.

    BalasHapus
  9. Akuilah Dia dalam segala langkah.
    Artinya, libatkan Tuhan dalam setiap keputusan, baik besar maupun kecil.
    Saat Tuhan diakui sebagai pusat hidup, maka jalan kita akan diluruskan oleh-Nya.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  10. libatkan Tuhan dalam setiap keputusan, baik besar maupun kecil.
    Saat Tuhan diakui sebagai pusat hidup, maka jalan kita akan diluruskan oleh-Nya.

    BalasHapus
  11. Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati

    BalasHapus
  12. Ditahun yang baru ini...
    Semakin melibatkan Tuhan dalam segala hal😇

    BalasHapus
  13. Amen,, langkah pertama di tahun ini adalah percaya penuh kepada Tuhan dan selalu mengandalkan Tuhan.Gbu

    BalasHapus
  14. Ayat Hari Ini:
    Amsal 3:5–6 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”

    BalasHapus
  15. firman Tuhan mengingatkan bahwa langkah pertama yang benar bukanlah perencanaan manusia, melainkan kepercayaan penuh kepada Tuhan.

    BalasHapus

Posting Komentar