KEHADIRAN-NYA MENGUBAHKANKU DAN SEISI RUMAHKU - NEHEMIA PASARIBU | GPI PONDOK DAUD | RUMAH DOA KELUARGA - RDK
KEHADIRAN-NYA MENGUBAHKANKU DAN SEISI RUMAHKU
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan Alktab hari ke-4 Tahun 2026: Kejadian 13-16
Lukas 19:1–10 (Tentang Zakheus) “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan
menyelamatkan yang hilang.” (Lukas 19:10)
Ketika Yesus memasuki rumah Zakheus, sesuatu yang luar biasa terjadi.
Rumah yang dulunya diwarnai keserakahan dan dosa, kini dipenuhi damai dan
pertobatan. Kehadiran Yesus mengubah cara Zakheus memandang hidup, pekerjaan,
dan orang-orang di sekitarnya. Bukan hanya mengubah Zakheus
secara pribadi, tetapi juga mempengaruhi seluruh rumahnya.
Ketika Yesus hadir di dalam keluarga Zakheus, perubahan besar terjadi. Ia yang
dulunya tamak dan hidup untuk dirinya sendiri, kini menjadi murah hati dan
peduli terhadap sesama.
Demikian juga, kehadiran Yesus dalam keluarga kita seharusnya
membawa perubahan. Ia tidak hanya ingin mengunjungi rumah kita, tetapi diam di
dalamnya, mengubah suasana, cara berpikir, dan hubungan di antara anggota
keluarga. Ketika Yesus diundang masuk, Ia tidak datang hanya sebagai tamu,
tetapi sebagai TUHAN yang memerintah, menyembuhkan, dan memperbarui.
Sering kali kita berdoa agar keluarga berubah, namun perubahan sejati
dimulai dari hati yang membuka diri bagi Kristus. Saat kita mengalami kasih dan
pengampunan-Nya, sikap kita terhadap pasangan, anak, dan orang tua ikut
diperbarui. Kehadiran-Nya menular: dari satu hati yang diubahkan, seluruh rumah
bisa mengalami damai yang baru.
Sebuah keluarga yang sudah lama hidup dalam ketegangan. Ibu sibuk
bekerja, Sementara Bapak pun lebih banyak di luar rumah. Anak-anak sering
merasa diabaikan, dan komunikasi hampir tak ada. Suatu hari, Bapak tersentuh
ketika mendengar kotbah di gereja tentang mengundang Yesus dalam rumah
tangga. Ia mulai berdoa setiap pagi bersama keluarganya, meski awalnya
canggung. Mereka membaca Berkat Tuhan dan berbagi hal kecil yang mereka
syukuri hari itu.
Minggu demi minggu, sesuatu berubah: suasana rumah menjadi lebih hangat.
Anak-anak mulai terbuka, tawa kembali terdengar, dan konflik mulai berkurang.
Tidak semua masalah langsung hilang, tetapi mereka menyadari, kehadiran
Yesus benar-benar membawa damai dan perubahan.
Kehadiran Kristus di rumah tidak selalu terlihat secara ajaib, tapi
terasa dalam hal-hal sederhana: kata maaf yang diucapkan dengan tulus, doa yang
kembali dipanjatkan, atau tangan yang rela menolong.
Mari belajar dari Zakheus. Ia tidak menunggu hidupnya sempurna untuk
menerima Yesus; justru kehadiran Yesuslah yang membuatnya menjadi baru. Ia rela
mengembalikan harta yang diambil secara tidak adil dan menjadi berkat bagi
sesama. Itu bukti nyata perubahan.
Pelajaran dari Zakheus dan Keluarga Kita:
1.
Undang Yesus dengan sungguh-sungguh.
Zakheus turun dengan cepat dan menyambut Yesus dengan sukacita. (Luk. 19:6) →
Kehadiran Kristus dimulai dari hati yang terbuka.
2.
Ijinkan Ia mengubah kebiasaan lama.
Zakheus mengembalikan apa yang bukan miliknya dan menjadi berkat bagi orang
lain. → Pertobatan sejati berdampak pada tindakan nyata.
3.
Biarkan perubahan itu menjalar ke seluruh rumah.
Saat satu orang mengalami kasih Kristus, seluruh keluarga dapat merasakan
efeknya.
Renungan Keluarga
1.
Apakah Yesus benar-benar menjadi TUHAN dalam rumah tanggaku, bukan hanya
“tamu kehormatan”?
2.
Adakah bagian dalam hidupku yang perlu diubahkan oleh kehadiran-Nya?
3.
Apa langkah nyata yang bisa aku lakukan agar kasih dan damai Kristus
dirasakan oleh seluruh keluarga?
4.
Adakah area dalam rumah tanggaku yang belum menyerahkan kendali kepada
Yesus?
5.
Apakah kami memberi waktu untuk membangun Rumah Doa Keluarga: doa dan
firman setiap hari?
6.
Apa satu hal yang bisa aku lakukan minggu ini agar kehadiran Kristus
lebih nyata di rumahku?
Kisah Para Rasul 16:31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan
engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
Saat Kristus hadir, tidak ada yang tetap sama. Kehadiran-Nya mengubah
hati, memperbarui rumah, dan menghadirkan damai sejati.
Saat Yesus
hadir, rumah yang gelap menjadi terang.
Hati yang keras menjadi lembut.
Hubungan yang retak menjadi pulih.
Kehadiran-Nya mengubah kita dan seisi rumah kita.
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan
doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)
Yesus diundang masuk, Ia tidak datang hanya sebagai tamu, tetapi sebagai TUHAN yang memerintah, menyembuhkan, dan memperbarui.
BalasHapusAmen
BalasHapusKisah Para Rasul 16:31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
BalasHapusKehadiran-Nya menular: dari satu hati yang diubahkan, seluruh rumah bisa mengalami damai yang baru.
BalasHapusKehadiran-Nya mengubah kita dan keluarga š
BalasHapusperubahan sejati dimulai dari hati yang membuka diri bagi Kristus
BalasHapusLukas 19:1–10 (Tentang Zakheus) “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
BalasHapusPuji Tuhan. Renungannya sangat memberkati. TerimakasihšSelamat berhari Minggu pertama ditahun 2026 š TUHAN YESUS MEMBERKATI
BalasHapusAmin puji Tuhan šš
BalasHapusAmin puji Tuhan šš
BalasHapusAmin puji Tuhan šš
BalasHapusBerubahan bisa terjadi di saat ada yang namanya kesadaranš„❤️❤️
BalasHapusAmin
BalasHapusMari belajar dari Zakheus. Ia tidak menunggu hidupnya sempurna untuk menerima Yesus; justru kehadiran Yesuslah yang membuatnya menjadi baru. Ia rela mengembalikan harta yang diambil secara tidak adil dan menjadi berkat bagi sesama. Itu bukti nyata perubahan.
BalasHapusKehadiran-Nya menular: dari satu hati yang diubahkan, seluruh rumah bisa mengalami damai yang baru
BalasHapusLukas 19:1–10 (Tentang Zakheus) “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Lukas 19:10)
BalasHapusKisah Para Rasul 16:31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
BalasHapus(GRACE NABABAN)
Perubahan sejati dimulai dari hati yang membuka diri bagi Kristus.
BalasHapusamen, Tuhan Yesus hadir di dalam keluarga
BalasHapusMengundang Yesus dalam hidup Kitaš
BalasHapusTuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga
BalasHapusAmen
BalasHapusBy Neta
BalasHapusKehadiran Kristus mengubah hati dan keluargaku. Amin.
BalasHapusKehadiran Kristus di rumah tidak selalu terlihat secara ajaib, tapi terasa dalam hal-hal sederhana: kata maaf yang diucapkan dengan tulus, doa yang kembali dipanjatkan, atau tangan yang rela menolong.
BalasHapusLukas 19:1–10 (Tentang Zakheus) “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Lukas 19:10)
BalasHapusAyat Hari Ini:
BalasHapusKisah Para Rasul 16:31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
Saat Yesus hadir, rumah yang gelap menjadi terang.
BalasHapusHati yang keras menjadi lembut.
Hubungan yang retak menjadi pulih.
Kehadiran-Nya mengubah kita dan seisi rumah kita.
Amen, kehadiran Yesus mengubahku dan seisi rumahku, Tuhan Yesus Memberkati
BalasHapusAmin
BalasHapusMinggu demi minggu, sesuatu berubah: suasana rumah menjadi lebih hangat. Anak-anak mulai terbuka, tawa kembali terdengar, dan konflik mulai berkurang. Tidak semua masalah langsung hilang, tetapi mereka menyadari, kehadiran Yesus benar-benar membawa damai dan perubahan.
BalasHapusAmin, Lukas 19:1–10 (Tentang Zakheus) “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Lukas 19:10)
BalasHapusKata maaf yang diucapkan dengan tulus, doa yang kembali dipanjatkan, atau tangan yang rela menolong.
BalasHapusLukas 19:1–10 (Tentang Zakheus) “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
BalasHapusLukas 19:1–10 (Tentang Zakheus) “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
BalasHapus