Hidup Bergantung pada Tuhan, Bukan
Kekuatan Sendiri
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-29, Tahun 2026: Imamat 15-18
Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Di awal
tahun dan sepanjang perjalanan iman, Tuhan mengingatkan gereja bahwa ketergantungan
kepada-Nya adalah sumber kekuatan sejati. Dunia mendorong manusia untuk
mengandalkan kemampuan, strategi, dan pengalaman sendiri, tetapi Firman Tuhan
menegaskan bahwa tanpa Tuhan, semua usaha menjadi sia-sia. Hidup yang berkenan
kepada Allah adalah hidup yang bersandar penuh pada-Nya.
1. Kekuatan manusia terbatas, Tuhan tidak terbatas
Mazmur
127 menegaskan bahwa keberhasilan sejati tidak ditentukan oleh kerja keras
semata, melainkan oleh keterlibatan Tuhan. Usaha tanpa Tuhan mungkin terlihat
berhasil, tetapi tidak membawa damai dan kekekalan.
2. Ketergantungan kepada Tuhan
adalah wujud iman
Amsal
3:5 mengajar gereja untuk mempercayai Tuhan dengan segenap hati. Mengandalkan
Tuhan bukan berarti pasif, melainkan melakukan yang terbaik sambil
menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Tuhan.
3. Dalam kelemahan, kuasa Tuhan
dinyatakan
Rasul
Paulus menyadari bahwa kekuatannya justru muncul saat ia lemah, karena kuasa
Kristus menjadi nyata di dalamnya (2 Kor. 12:9). Gereja dipanggil untuk rendah hati
dan memberi ruang bagi Tuhan bekerja.
Daud dan Goliat (1 Samuel 17:45)
Daud tidak mengandalkan senjata atau kekuatannya sendiri, melainkan datang
“dengan nama TUHAN semesta alam”. Kemenangan Daud menunjukkan bahwa ketergantungan
pada Tuhan mengalahkan keterbatasan manusia.
Ketika
Tuhan menjadi sandaran utama, rintangan sebesar apa pun dapat dihadapi.
Renungan
Keluarga:
- Apakah kita lebih mengandalkan kemampuan atau
doa?
- Apakah setiap rencana dan pelayanan dimulai
dengan menyerahkan diri kepada Tuhan?
- Apakah kita mau belajar berserah, bahkan
ketika merasa kuat dan mampu?
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi
yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)
.jpeg)
Firman Tuhan menegaskan bahwa tanpa adanya Tuhan, semua usaha akan menjadi sia-sia. Hidup yang berkenan kepada Allah adalah hidup yang bersandar penuh kepada-Nya.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri
BalasHapusKetika Tuhan menjadi sandaran utama, rintangan sebesar apa pun dapat dihadapi.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmen
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusTuhan mengingatkan gereja bahwa ketergantungan kepada-Nya adalah sumber kekuatan sejati
BalasHapusKetika Tuhan menjadi sandaran utama, rintangan sebesar apa pun dapat dihadapi.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmsal 3:5 mengajar gereja untuk mempercayai Tuhan dengan segenap hati. Mengandalkan Tuhan bukan berarti pasif, melainkan melakukan yang terbaik sambil menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Tuhan.
BalasHapusMengandalkan Tuhan bukan berarti pasif, melainkan melakukan yang terbaik sambil menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Tuhan.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusHidup yang berkenan kepada Allah adalah hidup yang bersandar penuh pada-Nya.
BalasHapusKetika Tuhan menjadi sandaran utama, rintangan sebesar apa pun dapat dihadapi.
BalasHapuskeberhasilan sejati tidak ditentukan oleh kerja keras semata, melainkan oleh keterlibatan Tuhan. Usaha tanpa Tuhan mungkin terlihat berhasil, tetapi tidak membawa damai dan kekekalan.
BalasHapusAmsal 3:5 mengajar gereja untuk mempercayai Tuhan dengan segenap hati. Mengandalkan Tuhan bukan berarti pasif, melainkan melakukan yang terbaik sambil menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Tuhan.
BalasHapusAmzal 3;5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan jangan lah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusManusia terbatas oleh sebab itu tetaplah berharap kepada Tuhan🔥❤️❤️
BalasHapusKetika Tuhan menjadi sandaran utama, rintangan sebesar apa pun dapat dihadapi.
BalasHapuskeberhasilan sejati tidak ditentukan oleh kerja keras semata, melainkan oleh keterlibatan Tuhan. Usaha tanpa Tuhan mungkin terlihat berhasil, tetapi tidak membawa damai dan kekekalan.
BalasHapuskeberhasilan sejati tidak ditentukan oleh kerja keras semata, melainkan oleh keterlibatan Tuhan. Usaha tanpa Tuhan mungkin terlihat berhasil, tetapi tidak membawa damai dan kekekalan.
BalasHapusKetika Tuhan menjadi sandaran utama, rintangan sebesar apa pun dapat dihadapi...
BalasHapusKetika Tuhan menjadi sandaran utama, rintangan sebesar apa pun dapat dihadapi.Amin 🙏🏻
BalasHapusHidup yang berkenan kepada Allah adalah hidup yang bersandar penuh pada-Nya.
BalasHapusDalam kelemahan, kuasa Tuhan dinyatakan
BalasHapusRasul Paulus menyadari bahwa kekuatannya justru muncul saat ia lemah, karena kuasa Kristus menjadi nyata di dalamnya (2 Kor. 12:9). Gereja dipanggil untuk rendah hati dan memberi ruang bagi Tuhan bekerja.
Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusKetergantungan kepada Tuhan adalah wujud iman
BalasHapusNama: Ami marbun
Kelas: XII
Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusFirman Tuhan sungguhlah sangat benar, seringkali manusia mengganggap dirinya bisa dan terus merasa pintar dalam setiap masalah, tanpa mengandalkan Tuhan😇andalkan Tuhan dlm segala sesuatu
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapusAmsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
BalasHapus