SAAT AKU LEMAH
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Langit mendung hujan pun jatuh,
Angin berhembus lembut perlahan.
Ketika aku merasa rapuh,
Kasih Tuhan jadi kekuatan.
Hujan turun membasahi bumi,
Daun hijau segar kembali.
Dalam lemah ku sadari,
Tuhanlah kekuatanku sejati.
2 Korintus 12:9 “Cukuplah
kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi
sempurna.”
Tidak ada seorang pun yang selalu kuat. Ada waktu ketika kita merasa tak
sanggup lagi melangkah, ketika doa terasa hampa, dan hati terasa letih.
Namun di situlah kasih karunia Tuhan bekerja paling nyata.
Ia tidak menuntut kita untuk selalu sempurna, tetapi mengundang kita untuk bersandar
pada kekuatan-Nya.
Kelemahan bukanlah tanda kegagalan, melainkan kesempatan bagi Allah
menunjukkan kuasa dan kasih-Nya.
Seperti Paulus yang menemukan sukacita di tengah penderitaan, kita pun dapat
berkata,
“Ketika aku lemah, saat itulah aku kuat.”
Bayangkan sebuah ranting kecil yang patah karena badai. Namun ketika
musim berganti, ranting itu bertunas kembali karena masih terhubung pada batang
pohon yang kuat.
Demikian juga hidup kita, meski terkadang lemah, kita tidak akan hancur jika
tetap melekat pada Tuhan, sumber kehidupan sejati.
Jangan takut dengan kelemahanmu, karena di situlah kasih Tuhan menjadi
nyata.
Saat engkau berhenti mengandalkan diri, kuasa Allah mulai bekerja sepenuhnya.
Daun yang layu tampak mati, tapi hujan memulihkannya.
Demikian juga Tuhan memulihkan hati kita saat lelah dan kehilangan arah.
Dalam kelemahanmu, kasih Allah menjadi kekuatan yang baru.
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan
doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga
(0852-5629-3956)

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKelemahan bukanlah tanda kegagalan, melainkan kesempatan bagi Allah menunjukkan kuasa dan kasih-Nya, Demikian juga hidup kita, meski terkadang lemah, kita tidak akan hancur jika tetap melekat pada Tuhan, sumber kehidupan sejati.
BalasHapus“Ketika aku lemah, saat itulah aku kuat.”
BalasHapusKelemahan itu bukanlah tanda suatu kegagalan. Melainkan kesempatan bagi Allah, untuk menunjukkan kuasa dan kasih-Nya.
BalasHapus"Daun yang layu tampak mati, tapi hujan memulihkannya.
BalasHapusDemikian juga Tuhan memulihkan hati kita saat lelah dan kehilangan arah".
2 Korintus 12:9 “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
BalasHapusKelemahan bukanlah tanda kegagalan, melainkan kesempatan bagi Allah menunjukkan kuasa dan kasih-Nya.
BalasHapusTidak ada seorang pun yang selalu kuat. Ada waktu ketika kita merasa tak sanggup lagi melangkah, ketika doa terasa hampa, dan hati terasa letih.
BalasHapusNamun di situlah kasih karunia Tuhan bekerja paling nyata.
Ia tidak menuntut kita untuk selalu sempurna, tetapi mengundang kita untuk bersandar pada kekuatan-Nya
Ia tidak menuntut kita untuk selalu sempurna, tetapi mengundang kita untuk bersandar pada kekuatan-Nya
BalasHapusAmen
BalasHapusDalam kelemahanku kuasa Tuhan sempurna
BalasHapusKelemahan bukanlah tanda kegagalan melainkan kesempatan bagi Allah menunjukkan kuasa dan KasihNya.Amenππ
BalasHapusKelemahan adalah keterbatasan manusia agar tidak menganggap diri kuat tetapi dalam kelemahanlah kita akan sadar dan terus mendekat kepada Tuhan yang menjadi kekuatan kitaπ₯❤️❤️
BalasHapusDalam kelemahanmu, kasih Allah menjadi kekuatan yang baru.amin ππ»
BalasHapusDalam kelemahanmu, kasih Allah menjadi kekuatan yang baru.amin ππ» Grace manik kls 8a
BalasHapusJangan takut dengan kelemahanmu, karena di situlah kasih Tuhan menjadi nyata.
BalasHapusAmen, Jangan takut dengan kelemahanmu, karena di situlah kasih Tuhan menjadi nyata.
BalasHapus2 Korintus 12:9 “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
BalasHapus(GRACE NABABAN)
Dalam kelemahanmu, kasih Allah menjadi kekuatan yang baru
BalasHapusAyat Hari Ini:
BalasHapus2 Korintus 12:9 “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
Amen, 2 Korintus 12:9 “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
BalasHapus